M2. 1 0,5 = 25 M2 M = 0,02 E. 0,15 M, pH = 7 Jawaban : CH3COOH + NaOH → CH3COONa + H2O Pada titik setara, titik C, larutan bersifat basa karena hidrolisis parsial dari garam yang terbentuk (CH3COONa). Sehingga pH > 7. dengan n1 = n2 = 1 diperoleh UN 2014 20.
a Titrasi asam kuat - basa kuat. Salah satu contoh titrasi asam kuat dengan basa kuat adalah titrasi antara larutan HCl dengan larutan NaOH. Pada saat titik ekuivalen tercapai, semua larutan HCl habis bereaksi dengan larutan NaOH membentuk garam NaCl dan air. Oleh karena garam NaCl tidak terhidrolisis maka pH larutan pada titik ekuivalen adalah 7.
Pertanyaanterdiri dari 10 butir soal dengan durasi pengerjaan 115 menit. 5. Setiap soal bernilai masing-masing 10 6. Satu lembar jawaban untuk 1 nomor pengerjaan soal 7. Pengerjaan soal harus berurutan, lembar jawaban pertama untuk jawaban no 1, lembar jawaban kedua untuk jawaban no 2, dan seterusnya. 8.
2Seorang siswa menguji larutan X dengan indikator tunggal menghasilkan data sebagai berikut: 3 gram Na2CO3 dimasukkan ke dalam balon yang direkatkan pada Erlenmeyer yang berisi 10 ml Larutan CH3COOH pekat seperti gambar dibawah. Sebelum direaksikan Dito menimbang Erlenmeyer yang telah direkatkan dengan balon beserta isinya ternyata
Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd. PertanyaanSeorang siswa melakukan titrasi larutan CH 3 COOH 0,1 M dengan menggunakan larutan NaOH 0,1 M, titik ekuivalen tercapai pada pH .... Ka CH 3 COOH = 1 x 10 -5 Seorang siswa melakukan titrasi larutan CH3COOH 0,1 M dengan menggunakan larutan NaOH 0,1 M, titik ekuivalen tercapai pada pH .... Ka CH3COOH = 1 x 10-5PembahasanTitik ekuivalen adalah ketika mol asam = mol basa. Jika diasumsikan volume masing – masing adalah 1 L, maka Persamaan reaksi CH 3 COOH aq + NaOH aq → CH 3 C OONa aq + H 2 O l 0,1 mol 0,1 mol 0,1 molTitik ekuivalen adalah ketika mol asam = mol basa. Jika diasumsikan volume masing – masing adalah 1 L, maka Persamaan reaksi CH3COOH aq + NaOH aq → CH3COONa aq + H2O l 0,1 mol 0,1 mol 0,1 mol Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!1rb+Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!
Soal Kimia Kelas 11 Bab Titrasi Asam Basa + Kunci Jawabannya ~ Pembaca Sekolahmuonline, berikut Sekolahmuonline sajikan contoh soal mata pelajaran Kimia Kelas XI Bab Titrasi Asam Basa lengkap dengan kunci jawabannya. Silahkan dibaca dan dipelajari, semoga membantu mempermudah pembaca Sekolahmuonline semuanya dalam belajar secara mandiri materi Kimia khususnya Bab Titrasi Asam Kelas 11 Bab Titrasi Asam Basa membahas dua Kegiatan Pembelajaran, yaitu• Kegiatan Pembelajaran Pertama Reaksi Penetralan; Data Hasil Titrasi Asam Basa • Kegiatan Pembelajaran Kedua Grafik Titrasi Asam BasaBaca jugaSoal Pilihan Ganda dan Essay Kimia Kelas XI Bab Titrasi Asam BasaNah, berikut ini soal Kimia kelas XI Bab Titrasi Asam Basa. Soal terdiri dari soal-soal pilihan ganda dan soal essay. Selamat membaca dan Soal Pilihan Ganda Kimia Kelas 11 Bab Titrasi Asam BasaJawablah soal-soal di bawah ini dengan memilih huruf A, B, C, D, atau E pada jawaban yang benar! 1. Istilah penetralan ada kaitannya dengan . . . . A. reaksi antara asam dengan basa B. penggunaan pipet untuk menambahkan asam atau basa ke dalam suatu wadah C. reaksi antara satu ion hidrogen dengan satu ion hidroksida D. reaksi antara ion hidrogen dengan air E. pengambilan zat terlarut dari suatu larutanKunci Jawaban A2. Jika 5 mL asam kuat bervalensi 1, dengan konsentrasi 0,1 M dapat dinetralkan oleh 10 mL larutan KOH Mr = 56 maka 1 liter larutan KOH tersebut mengandung …. A. 2,8 gram KOH B. 5,6 gram KOH C. 14 gram KOH D. 28 gram KOH E. 56 gram KOHKunci Jawaban A3. 10 mL HCl X M dititrasi pada titik ekivalen dan membutuhkan 5 mL larutan NaOH 0,1 M. Konsentrasi X larutan HCl adalah . . . . A. 2 M B. 1 M C. 0,5 M D. 0,1 M E. 0,05 MKunci Jawaban E4. Jika 20 mL larutan NaOH 0,1 M dapat dinetralkan oleh 25 mL larutan H2SO4 Mr = 98, maka 1 liter H2SO4 mengandung H2SO4 sebanyak . . . . A. 0,04 mol B. 0,05 mol C. 0,08 mol D. 0,10 mol E. 0,25 molKunci Jawaban A5. Pada suatu pabrik pupuk dilakukan pengujian sampel. Kadar asam fosfat H3PO4 dalam pupuk dikontrol tidak lebih dari 85%. Diketahui 0,5 gram sampel yang dilarutkan dalam 10 ml akuades kemudian dititrasi dengan NaOH 0,5 M tepat membutuhkan 25 ml. Kadar asam fosfat H3PO4 dalam sampel adalah …. A. 41,67 % B. 41,76 % C. 46,17 % D. 81,67 % E. 81,76 %Kunci Jawaban D6. Dari hasil titrasi larutan KOH 0,1 M dengan HNO3 0,15 M didapat data sebagai data di atas yang menunjukkan terjadinya titik ekivalen terletak pada percobaan nomor . . . . A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5Kunci Jawaban E7. Grafik berikut yang menunjukkan grafik titrasi larutan CH3COOH dengan larutan NaOH adalah . . . .Kunci Jawaban B8. Jika 20 mL HNO3 0,1 M dititrasi dengan larutan NaOH 0,2 M maka volum basa yang dipergunakan untuk mencapai titik ekivalen adalah . . . . A. 10 mL B. 20 mL C. 25 mL D. 30 mL E. 40 mLKunci Jawaban A9. Pada penentuan kadar amonia secara titrasi dengan asam klorida, ternyata pH akhir titrasi = 5,12. Indikator yang sesuai untuk titrasi ini adalah . . . . A. metil oranye dengan trayek pH perubahan warna adalah 3,1 – 4,4 B. fenolftalein dengan trayek pH perubahan warna adalah 8,3 – 10,0 C. metil merah dengan trayek pH perubahan warna adalah 4,8 – 6,0 D. brom timol biru dengan trayek pH perubahan warna adalah 8,0 – 10,0 E. indigo karmen dengan trayek pH perubahan warna adalah 11,4 – 13,0Kunci Jawaban C10. Seorang siswa sedang melakukan percobaan titrasi larutan CH3COOH dengan larutan NaOH dan menggunakan indikator fenolftalein, titik akhir titrasi dicapai bila . . . . A. dalam erlenmeyer terbentuk endapan B. dalam erlenmeyer terbentuk gas C. larutan dalam erlenmeyer tidak berwarna D. warna larutan dalam erlenmeyer menjadi merah tua E. warna larutan dalam erlenmeyer menjadi merah mudaKunci Jawaban BB. Soal Essay Kimia Kelas 11 Bab Titrasi Asam BasaJawablah soal-soal di bawah ini dengan jawaban yang benar dan tepat! 1. 10 mL HCl yang tidak diketahui konsentrasinya dititrasi oleh larutan NaOH 0,1 M. Pada titik akhir titrasi ternyata rata-rata volum NaOH 0,1 M yang digunakan adalah 12,52 mL. Hitung konsentrasi HCl yang dititrasi!2. Data hasil percobaan titrasi CH3COOH dengan NaOH 0,05 M, adalah sebagai berikutTentukan konsentrasi CH3COOH ! 3. Titrasi dihentikan apabila sudah tercapai titik akhir titrasi. a. Apa yang dimaksud dengan titik ekivalen dan titik akhir titrasi? b. Bagaimana cara menentukan titik akhir titrasi antara 25 mL larutan NaOH 0,1 M dengan larutan HCl 0,1 M? c. Indikator apa yang paling tepat digunakan untuk titrasi tersebut? 4. Diketahui cuka makan dijual di pasar seperti gambar gambar tersebut dapat diketahui kadar asam cuka 15% Mr = 60 dan volume asam cuka dalam kemasan 100 mL. Berdasarkan data tersebut hitunglah konsentrasi asam cuka tersebut jika massa jenis asam cuka 1,049 g/cm3!5. Perhatikan grafik titrasi asam basa berikut. Berdasarkan gambar di atas, tentukan jenis titrasi asam basanya dan jelaskan alasannya !6. Gambarkan grafik titrasi asam basa berdasarkan tabel data hasil titrasi asam basa berikut !7. Diketahui grafik titrasi asam basa seperti gambar di atas, buatlah kesimpulan dari analisis grafik titrasi asam basa tersebut !Kunci Jawaban Soal Essay Kimia Kelas 11 Bab Titrasi Asam Basa[Penting Karena sulitnya penulisan simbol2 dengan handphone, sebaiknya Anda langsung melihat screenshot kunci jawabannya yang ada di bawah ini]1. Va x Ma x val. Asam = Vb x Mb x val. Basa 10 mL x Ma x 1= 12,52 mL x 0,1 M x 1 Ma = 12,52 mL x 0,1 M x 1 10 mL Ma = 0,125 M Jadi konsentrasi HCl yang dititrasi adalah 0,125 M Skor = 202. Volume CH3COOH = 25 mL Volume rata-rata NaOH = 20,0 mL + 19,9 mL + 20,1 mL = 20 mL 3 Va x Ma x val. Asam = Vb x Mb x val. Basa 25 mL x Ma x 1 = 12,52 mL x 0,1 M x 1 Ma = 12,52 mL x 0,1 M x 1 10 mL Ma = 0,125 M Skor = 203. a. Titik ekivalen Titik ekivalen adalah saat jumlah mol H+ sama dengan jumlah mol OH–. Biasanya ditunjukkan dengan harga pH. Titik akhir titrasi Titik akhir titrasi adalah saat di mana indikator berubah warna. b. Cara menentukan titik akhir titrasi antara 25 mL larutan NaOH 0,1 M dengan larutan HCl 0,1 M adalah dengan melihat perubahan warna indikator yaitu pada saat volume HCl 0,1 M yang digunakan untuk menitrasi NaOH kira-kira 25 mL. Hal tersebut dapat diprediksikan dengan perhitungan sebagai berikut. Va x Ma x val. Asam = Vb x Mb x val. Basa Va x 0,1 M x 1 = 25 mL x 0,1 M x 1 Va = 25 mL x 0,1 M x 1 0,1 mL Va = 25 mL c. Indikator yang digunakan phenolphtalein Skor = 304. Massa larutan = volume larutan x massa jenis larutan = 100 ml x 1,049 = 104,9 gramKadar zat % = massa zat terlarut x 100 % massa larutan Kadar asam asetat = massa asam cuka x 100% massa larutan 15% = massa asam cuka x 100% 104,9 gram Massa asam cuka = 15% x 104,9 gram 100% = 15,735 gram Molaritas = massa asam cuka x 1000 Mr mL = 15,735 gram x 1000 60 100 mL = 2,62 M Jadi konsentrasi asam cuka 15% adalah 2,62 M
Hai Yolamnda, Kakak bantu jawab ya. Massa CH3COOH yang dititrasi sebesar 0,12 gram. Penjelasan Titrasi asam basa merupakan salah satu metode analisis yang digunakan untuk menentukan konsentrasi larutan asam atau basa. Dalam titrasi, dikenal titik ekivalen yaitu kondisi dimana mol asam sama dengan mol basa. Pada soal di atas, larutan CH3COOH dititrasi oleh larutan CaOH2. Artinya mol CH3COOH pada saat ekivalen = mol larutan CaOH2. Pada percobaan, didapatkan 3 volume CaOH2. Maka langkah pertama adalah menghitung rata-rata volume. Volume rata-rata = V1 + V2 + V3/3 = 10 + 9,5 + 10,5mL/3 = 10 mL n CaOH2 = V . M. valensi basa = 10 mL . 0,1M. 2 = 2 mmol valensi basa = 2 karena jumlah ion OH- pada CaOH2 = 2 Berdasarkan konsep titrasi, n CH3COOH = n CaOH2. Maka n CH3COOH = 2 mmol = 0,002 mol. massa CH3COOH = n . Mr = 0,002 mol . 60 g/mol = 0,12 g. Keterangan n = mol V = volume Mr = massa molekul relatif Jadi, massa CH3COOH yang dititrasi sebesar 0,12 gram. Semoga membantu ya.
UN SMA 15 11 Kedalam mL aquadest dimasukkan padatan CaOH2 sebanyak 3,7 gram lalu diaduk penambahan volume CaOH2 dapat diabaikan. pH larutan setelah seluruh padatan terlarut adalah . . . . .Ar Ca = 40 , O = 16 dan H =1 A. 1 + log 1 B. 2 – log 5 C. 12 + log 5 D. 13 + log 1 E. 13 – log 5 UN SMA 15 12 Perhatikan senyawa ion berikut 1. NH4+ 2. NH3 3. CO32- 4. HCO3- 5. H2CO3 Senyawa/ion yang berfungsi sebagai penyangga cairan luar sel adalah . . . . . A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 3 D. 3 dan 4 E. 4 dan 5 UN SMA 15 13 Data titrasi 10 mL larutan NaOH 0,1 M dengan larutan H2SO4 sebagai berikut No. Volume NaOHmL Volume H2SO4mL 1. 10 4 2. 10 5 3. 10 6 Massa H2SO4 yang berekasi pada titrasi tersebut adalah . . . .Mr H2SO4 = 98 A. 0,049 gram B. 9,800 gram C. 19,600 gram D. 29,400 gram E. 98,000 gram UN SMA 14 09 Gas HCl murni, 24 mL ditiupkan ke dalam 125 mL air sehingga seluruh gas larut dan volume air tidak berubah. Tekanan gas semula 76 mmHg dan T = 270C. Jika tetapan gas ideal R = 0,08 K, log 9 =0,9 , maka pH larutan HCl adalah . . . . . A. 1,20 B. 1,47 C. 1,80 D. 2,10 E. 2,47 UN SMA 14 10 Berikut ini grafik perubahan harga pH pada titrsi larutan asam asetat dengan larutan NaOH. Daerah kurva yang menunjukkan larutan penyangga terdapat pada nomor . . . . A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5 UN SMA 14 11 Beberapa campuran penyangga berikut 1. NH3aq dan NH4Claq 2. HCNaq dan NaCNaq 3. H2PO4-aq dan HPO4-2aq 4. CH3COOHaq dan CH3COONaaq 5. H2CO3aq dan HCO3-aq Komponen larutan penyangga dalam cairan luar sel adalah . . . . . A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5 UN SMA 13 13 Perhatikan data uji pH beberapa larutan berikut Larutan yang merupakan larutan penyangga adalah . . . . A. P dan Q B. Q dan R C. R dan S D. R dan T E. S dan T UN SMA 13 16 Larutan CH3COOH sebanyak 20 mL dititrasi dengan larutan BaOH2 0,1 M dengan data sebagai berikut Berdasarkan data tersebut, konsentrasi larutan CH3COOH adalah . . . . A. 0,075 M B. 0,080 M C. 0,150 M D. 0,200 M E. 0,250 M UN SMA 13 17 Larutan 100 mL H2SO4 0,1 M mempunyai pH sebesar . . . . . A. 1 – log 2 B. 1 + log 1 C. 1 + log 2 D. 2 – log 2 E. 2 + log 2 UN SMA 12 10 Perhatikan rekasi asam basa menurut Bronsted – Lowry berikut! 1. HSO4-aq + H2Ol H3O+aq + SO42-aq 2. H2Ol + S-2 aq OH-aq + HS-aq Spesi yang merupakan pasangan asam basa konjugasi adalah . . . . A. HSO4- dan SO4-2 B. HSO4- dan H2O C. OH- dan HS- D. H¬2O dan S-2 E. H3O+ dan SO42- UN SMA 12 11 Perhatikan data uji pH dua buah air limbah berikut ! Dari hasil pengujian maka pH air limbah 1 dan 2 berturut – turut adalah . . . . A. 4,2 ≤ pH ≤ 8,3 dan pH ≥ 10,0 B. pH ≤ 4,2 dan 6,3 ≤ pH ≤ 10,0 C. pH ≤ 8,3 dan pH ≥ 10 D. 4,2 ≤ pH ≤ 8,3 dan 6,2 ≤ pH ≤ 10,0 E. pH ≤ 4,2 dan pH ≥ 10,0 UN SMA 12 12 Perhatikan grafik titrasi asam – basa berikut! Jika volume larutan yang ditritrasi 10 mL maka konsentrasi larutan basa LOH itu adalah . . . . A. 0,25 M B. 0,125 M C. 0,1 M D. 0,085 M E. 0,025 M UN SMA 12 13 Terdapat beberapa larutan berikut 1. 25 mL NaOH 0,1 M 2. 25 mL HCN 0,2 M 3. 25 mL CH3COOH 0,1 M 4. 25 mL NH4OH 0,2 M 5. 25 mL HCl 0,2 M Pasangan senyawa yang dapat membentuk larutan penyangga adalah . . . . A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 4 D. 3 dan 4 E. 4 dan 5 UN SMA 11 08 Seorang siswa melakukan pengujian pH dari beberapa sampel air limbah. Data pengujian yang diperoleh sebagai berikut Limbah yang tercemar asam dan tercemar basa berturut – turut adalah . . . . A. 1 dan 2 B. 2 dan 3 C. 3 dan 4 D. 3 dan 5 E. 4 dan 5 UN SMA 11 09 P46 Berikut data hasil titrasi larutan HCl dengan larutan NaOH 0,1 M Berdasarkan data tersebut, konsentrasi larutan HCl adalah . . . . A. 0,070 M B. 0,075 M C. 0,080 M D. 0,133 M E. 0,143 M UN SMA 11 10 P25 Perhatikan data pengujian pH beberapa sampel air limbah berikut ini! Air limbah yang tercemar asam adalah . . . . A. P dan Q B. Q dan T C. R dan S D. S dan T E. T dan R UN SMA 10 11 Perhatikan data percobaan berikut Dari data tersebut yang termasuk larutan penyangga adalah . . . . A. I B. II C. III D. IV E. V UN SMA 09 10 Dua buah air limbah diuji kadar pHnya dengan beberapa indicator asam basa. Data yang didapat adalah sebagai berikut Perkiraan pH dari limbah X dan Y tersebut berturut turut adalah . . . . A. pH ≥ 10 dan 4,4 ≤ pH ≤ 6,0 B. pH ≤ 4,2 dn pH ≤ 8,2 C. pH ≥ 10 dan 4,4 ≤ pH ≤ 8,2 D. 4,4 ≤ pH ≤ 8,2 dan pH ≤ 8,2 E. 4,4 ≤ pH ≤ 10,0 dan 4,4 ≤ pH ≤ 6,0 UN SMA 09 11 Pada percobaan titrasi CH3COOH dengan NaOH menurut rekasi CH3COOH + NaOH CH3COONa + H2O Sebanyak 25 mL larutan CH3COOH dititrasi, ternyata memerlukan 30 mL larutan NaOH 0,1 M. Maka konsentrasi CH3COOh adalah . . . . A. 0,10 M B. 0,12 M C. 0,15 M D. 0,20 M E. 0,24 M UN SMA 09 12 Tabel hasil perobaan beberapa larutan yang ditetesi dengan asam dan basa Dari tabel tersebut yang merupakan larutan penyangga adalah . . . . A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5 UN SMA 08 10 Seorang siswa melakukan titrasi 25 mL larutan CH3OOH 0,1 M dengan larutan NaOH 0,1 M. Perubahan volume larutan NaOH yang ditambahkan menyebabkan perubahan pH. Grafik yang dapat dibuat adalah . . . . . UN SMA 08 11 pH larutan yang mengandung 6 gram CH3COOH Mr = 60 dan 0,1 mol CH3COONa Ka = 1 x 10-5 adalah . . . . A. 1 B. 5 C. 7 D. 9 E. 12 UN SMA 08 12 Berdasarkan pengujian sampel air limbah diperoleh data sebagai berikut Harga pH untuk sampel A dan B berturut turut adalah . . . . . A. pH ≤ 6,3 dan 7,6 ≤ pH ≤ 8,3 B. 7,6 ≤ pH ≤ 8,3 dan pH ≥ 10 C. 7,6 ≤ pH ≤ 8,3 dan pH ≤ 10 D. pH ≥ 10 dan 7,6 ≤ pH ≤ 8,3 E. pH ≤10 dan 7,6 ≤ pH ≤ 8,3 UAS-SMA-07-07 Larutan CH3 COOH 0,1 M Ka = 10–5 mempunyai pH ... A. . 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5 UAS-SMA-07-08 pH campuran dari 200 mL NH4OH 0,1 M dengan 200 mL NH4Cl 0,1 M adalah …Kb = 10–5 A. 5 B. 7 C. 9 D. 11 E. 13 UAS-06-17 Trayek perubahan warna beberapa indikator Indikator BTB dan PP dalam larutan NH4Cl menunjukkan warna berturut-turut adalah .... A. biru, kuning B. kuning, merah C. tak berwarna, kuning D. merah, kuning E. kuning, tak berwarna UAS-06-18 Seorang siswa melakukan percobaan di laboratorium tentang pH beberapa larutan dan diperoleh data Larutan di atas yang merupakan larutan penyangga Adalah ... A. P B. Q C. R D. S E. T UAS-05-25 Jika diketahui Kb NH4OH = 10–5, harga pH campuran antara l00 mL larutan NH4OH 0,2 M dan 100 mL larutan HCl 0,1 M adalah .... A. 5 B. 5 + log2 C. 9 – log2 D. 9 E. 9 + log 2 UNAS-04-20 Konsentrasi H+ yang terdapat dalam 100 ml HF 0,1 M, jika Ka HF = 6,4 × 10-4 adalah … A. 6,4 × 10-3 M B. 6,4× 10-5 M C. 8× 10-4 M D. 8× 10-3 M E. 8× 10-2 M EBTANAS-03-17 Besarnya konsentrasi H+ dari CH3COOH 0,1 M adalah… Ka CH3COOH = 10-5 A. 10-1 M B. 10-2 M C. 10-3 M D. 2 × 10-4 M E. 3 × 10-5 M EBTANAS-03-18 Pasangan berikut yang merupakan pasangan asam basa konjugasi, kecuali … A. NH4+ dan NH3 B. HCO32- dan CO32- C. H3O+ dan OH dan OH dan CH3COO EBTANAS-02-24 Diketahui reaksi CH3COOH + HNO3 ↔ CH3COOH2 + NO2- Spesi yang keduanya bersifat asam menurut teori Bronsted Lowry adalah … A. CH3COOH dan CH3COOH2– B. CH3COOH dan NO2– C. HNO2 dan CH3COOH2+ D. HNO2 dan NO2– E. CH3COOH2+ dan NO2– EBTANAS-02-26 Besarnya pH larutan asam metanoat 0,01 M adalah 5. Maka harga tetapan asam metanoat tersebut adalah … A. 1 × 10-5 B. 1 × 10-6 C. 1 × 10-7 D. 1 × 10-8 E. 2 × 10-8 EBTANAS-02-28 Sebanyak 100 mL larutan HCl 0,1 M dicampurkan dengan 100 mL larutan BaOH2 0,1 M, maka [OH-} dalam larutan adalah … A. 0,010 M B. 0,020 M C. 0,025 M D. 0,050 M E. 0,250 M EBTANAS-01-18 Asam lemah HA, pHnya = 3. Ka HA = 1 × 10-5 Konsentrasi HA adalah … A. 0,1 M B. 0,01 M C. 0,001 M D. 0,0001 M E. 0,00001 M EBTANAS-01-33 Pasangan larutan berikut yang membentuk penyangga adalah … A. 100 cm3 CH3COOH 0,1 M dan 100 cm3 NaOH 0,1 M B. 100 cm3 CH3COOH 0,1 M dan 100 cm3 NaOH 0,1 M C. 100 cm3 CH3COOH 0,1 M dan 100 cm3 NaOH 0,2 M D. 100 cm3 NH3 aq 0,5 M dan 100 cm3 HCl 0,1 M E. 100 cm3 NaOH aq 0,1 M dan 100 cm3 HCl 0,1 M EBTANAS-01-34 Larutan 20 mL HCOOH 0,3 M Ka = 2 × 10-5 dicampurkan dengan 40 mL larutan KOH 0,1 M. Harga pH larutan yang terjadi adalah … A. 1 B. 3 C. 5 D. 8 E. 10
seorang siswa melakukan titrasi 25 ml larutan ch3cooh